MEDIA & PUBLIKASI

  • Melihat apa yang tidak dilihat orang lain...


Tinjau Penerapan New Normal di Kudus, Ganjar Pranowo Kunjungi Pabrik Rokok





19 March 2021

Jumat, 3 Juli 2020 19:58
WARTAKOTALIVE.COM, KUDUS — Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi PT Nojorono Tobacco International di Kudus pada Rabu (1/7/2020).

Kunjungan itu dilakukan untuk meninjau penerapan protokol kesehatan dalam masa new normal di perusahaan rokok ini.
Gubernur Ganjar mengatakan, penerapan protokol kesehatan di masa pandemi  ini bertujuan untuk mempertahankan proses kerja tetap berjalan.


Kebijakan ini mengedepankan jaminan kesehatan pekerja sebagai  hal yang utama, sehingga kesehatan terjamin dan roda ekonomi tetap berjalan.

“Setiap perusahaan memang terus berusaha menggelindingkan roda ekonomi. Kapan harus direm, kapan harus digas. PT  Nojorono ini mempraktikkan kenormalan baru, menerapkan protokol kesehatan,” ungkap Ganjar di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (1/7/2020).
Ganjar menilai penerapan protokol kesehatan di PT Nojorono berjalan dengan baik, seperti masing-masing tempat kerja pekerja linting disekat.


PT Nojorono juga melakukan siaran suara yang diulang-ulang untuk mengingatkan pekerja tentang pentingnya protokol kesehatan.
“Kenormalan baru ini betul-betul akan menjadi suatu perilaku baru. Kalau kebiasaan ini dilakukan terus menerus, orang akan sadar,” imbuhnya.

Selanjutnya, lanjut dia, pengontrolan berkala juga dilakukan oleh pemerintah guna mengantisipasi langkah preventif dalam meredam tingkat kasus Covid-19.

Stefanus JJ Batihalim, selaku President Director PT Nojorono Tobacco International,  mengatakan desain protokol kesehatan telah diterapkan sejak awal masa pandemi.

“Kami sangat mengedepankan kenyaman dan kesehatan pekerja, setiap pekerja di pabrik pada saat datang langsung menjalani proses disenfeksi, pengecekan suhu badan, cuci tangan dengan sabun, menggunakan masker sampai dengan pemberian asupan vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh,” ujarnya.

Himbauan penerapan protokol kesehatan ini sebelumnya telah dihimbau oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM. Hartopo sesuai arahan Gubernur Jawa Tengah.

“New normal di Kudus saat ini telah ditetapkan. Pemeriksaan juga terus dilakukan,” ujar HM. Hartopo saat mendampingi kunjungan Gubernur Jateng di pabrik PT Nojorono Tobbaco International.

Dia menegaskan penerapan protokol kesehatan merupakan upaya bersama yang dilakukan perusahaan bersama pekerja.
“Penerapan sistem operasional pembagian jadwal kerja untuk physical distancing diterapkan bagi pekerja linting di pabrik,” tutur Hartopo.

Firma Nojorono

Sebagai informasi,  Nojorono Tobacco International atau PT. N.T.I berdiri sejak 14 Oktober 1932 di Pati, Jawa Tengah.
Firma Nojorono ini awalnya berbentuk Commanditaire Vennootschap.

Seiring dengan pertumbuhan bisnis yang makin pesat di kala itu, pada tahun 1934 pabrik dipindahkan ke Kota Kudus.
Lompatan besar terjadi di tahun 1973, saat Firma Nojorono berganti status menjadi perseroan terbatas, dan nama perusahaan menjadi PT. Nojorono Tobacco Company Limited.


Terobosan berikut dari perusahaan ini adalah diluncurkannya Clas Mild, produk LTLN di tahun 2003, yang kemudian melesat menjadi nomor dua terbesar dalam pangsa pasarnya, hanya dalam waktu dua tahun.

Saat ini  PT. N.T.I. menduduki posisi Top 5 Player dalam industri sigaret di Indonesia.

Berbagai penghargaanpun diraih oleh PT. N.T.I., diantaranya,  Top Brand Award – Clas Mild, Category Mild Kretek Cigarettes, Frontier Consulting Group and Marketing Magazine; PT. N.T.I. as The Most Powerful Account Management Index in Cigarette Category, Mix Marketing Communication, SWA Magazine; Gold Winner for Contest/ Competition Activation Category, Mix Marketing Communication as The Program Owner of Clas Music Heroes. (*)


Penulis: Hironimus Rama 

Editor: Ichwan Chasani

https://wartakota.tribunnews.com/2020/07/03/tinjau-penerapan-new-normal-di-kudus-ganjar-pranowo-kunjungi-pabrik-rokok


« Back