MEDIA & PUBLIKASI

  • Melihat apa yang tidak dilihat orang lain...


SUKSESKAN PROGRAM PEMERINTAH, NOJORONO KEMBALI GELAR VAKSINASI





06 October 2021



Kudus, 6 Oktober 2021

Instansi pemerintah dan sejumlah industri hasil tembakau yang tergabung dalam Persatuan Perusahaan Rokok Kudus
(PPRK) yakni diantaranya PT Djarum dan PR Sukun kembali menggelar program vaksinasi bagi masyarakat. Bekerjasama dengan Komando Distrik Militer Kudus, kegiatan ini digelar di Auditorium Universitas Muria Kudus selama tiga hari yaitu pada 5 – 7 Oktober 2021.
 
PT Nojorono Tobacco International, yang tergabung dalam PPRK turut mendukung kegiatan vaksinasi. Stefanus JJ Batihalim, selaku President Director PT Nojorono Tobacco International mengemukakan, “Kami turut mendukung gagasan pemerintah dalam kegiatan vaksinasi ini, harapannya distribusi vaksinasi dapat disalurkan segera bagi masyarakat, untuk percepatan pembentukan herd immunity, khususnya di Kabupaten Kudus.”
 
Kegiatan vaksinasi disambut sangat baik oleh masyarakat, melihat antusiasme yang tinggi, PT Nojorono Tobacco International menyediakan satu unit sepeda motor bagi peserta vaksinasi terpilih. T Sugiyanto selaku Health and Safety Department Head PT Nojorono Tobacco International sekaligus ketua dari program vaksinasi menyatakan, “Satu unit kendaraan bermotor untuk peserta terpilih, menjadi wujud apresiasi kami bagi antusiasme masyarakat yang mendukung program vaksinasi, setelah belakangan hangat beredar pemberitaan hoaks seputar vaksin, namun masyarakat tetap bijak dalam menentukan sudut pandang perihal vaksin dan kesediaan masyarakat bersama mendukung herd immunity, “
 
Gelaran kegiatan vaksinasi berlangsung selama tiga hari dengan sejumlah 7500 dosis vaksin disiapkan untuk diberikan kepada masyarakat umum yang telah mendaftar melalui aplikasi Halodoc. Bagi masyarakat yang berdomisili diluar Kabupaten Kudus, juga dapat mengikuti kegiatan ini dengan surat keterangan domisili.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Badai Ismoyo, SKM, MM.,  memaparkan kegiatan ini berada di bawah pemantauan dari Ikatan Dokter Indonesia dan Halodoc. “Dalam vaksinasi kali ini, kami memprioritaskan Lansia. Kegiatan ini merupakan upaya pemenuhan target vaksinasi lansia yang baru 15% menuju 60%.  Kami memastikan jumlah vaksinasi terverifikasi dengan baik, dan bekerjasama dengan Halodoc serta Ikatan Dokter Indonesia. Warga juga dapat mengakses aplikasi Peduli Lindungi, ” tuturnya. 
 
Selain sebagai bentuk kepedulian Perusahaan, kegiatan vaksinasi ini juga menjadi salah satu upaya untuk mendukung program Pemerintah dalam mempercepat proses vaksinasi di masyarakat. Nojorono berharap seluruh masyarakat Kabupaten Kudus dapat lebih mudah dalam menjangkau area vaksinasi, sehingga nantinya proses distribusi vaksin lebih merata.
 
Kegiatan ini juga turut didukung oleh Yayasan Karya Bakti Nojorono, Djarum Foundation, TNI, POLRI, Kementrian Kesehatan, Pemkab Kudus, dan Satgas Covid RI.


« Back