MEDIA & PUBLIKASI

  • Melihat apa yang tidak dilihat orang lain...


NOJORONO UPAYAKAN PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 SEJUMLAH PASAR





08 February 2021

JAWA TENGAH – Sebagai upaya pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19, PT Nojorono Tobacco International bekerjasama dengan sejumlah Instansi di Kabupaten Kudus untuk melakukan penyemprotan disinfektan pada beberapa pasar tradisional sejak Senin (04/05/2020) lalu.

Pimpinan PT Nojorono Tobacco International, Stefanus JJ Batihalim, menyatakan dukungannya untuk segala upaya yang ditempuh guna pencegahan penyebaran COVID-19. “Upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19 harus dilakukan merata dan berkesinambungan, mulai dari penggunaan perlengkapan APD hingga kebersihan lingkungan masyarakat terutama pada fasilitas umum. Penyemprotan disinfektan dipilih pada area pasar. Sejatinya berbagai upaya yang dilakukan tidak efektif tanpa konstribusi dan kesadaran seluruh pihak. Kami  sangat terdukung dengan kerjasama yang baik dari berbagai Instansi dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama melawan COVID-19,” imbuhnya.
Corporate Social Responsibility Dept. Head, T. Sugiyanto, mengatakan PT Nojorono memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 pada seluruh lapisan masyarakat. Bergerak dari kepedulian terhadap tenaga medis melalui bantuan Alat Pelindung Diri, dan kini bagi seluruh lapisan masyarakat untuk tetap terjaga terutama di lingkungan pasar tradisional.

“Penyemprotan disinfeksi yang dilakukan intensif untuk mengurangi posibilitas penyebaran COVID-19 di area pasar. Himbauan di rumah saja dapat dilakukan oleh Karyawan dan Pelajar maupun Mahasiswa, tetapi kebutuhansehari-hari tetap harus terpenuhi. Disinfeksi bukan segala-galanya, kami tetap menghimbau masyarakat untuk selalu memakai masker, rajin mencuci tangan, dan mengurangi aktifitas di luar rumah ,” imbuhnya.

“Saat ini kita bersama melawan COVID19, artinya tidak ada perbedaan pada masyarakat dalam segala bentuk mekanise preventif yang dilakukan. Dalam masa pandemik baiknya kita di rumah saja dan mengurangi aktifitas diluar rumah. Kami mengapresiasi driver ojek online yang terus mengedepankan kualitas pelayanan dan jasa pengantaran dalam masa pandemik ini. Kami berharap dengan himbauan Polres mewajibkan menggunakan masker, dapat semakin meningkatkan kredibilitas pelayanan ojek online,” imbuhnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus, Bergas Catur Sasi Penanggungan menyatakan  penyemprotan disinfektan pada dasarnya efektif, apabila dilakukan secara rutin berkala.  “Penyemprotan disinfektan akan efektif pada tempat yang sering dikunjungi manusia dan pada benda yang sering dijamah oleh manusia,” imbuhnya.

Lokasi utama penyemprotan disinfektan pada pasar tiban mempertimbangkan aktivitas pasar lebih pendek dan pedagang tidak menentu berasal dari berbagai daerah sehingga lebih beresiko untuk penyebaran dan penularan virus. Jadwal penyemprotan disinfektan dimulai sejak tanggal 04 Mei 2020 di area pasar tiban di Kelurahan Panjunan dan area pasar tiban di Desa Nganguk, secara rutin.

Kegiatan ini selaras dengan arahan Kepala Desa Nganguk, Lina Ermawati, S.E., M.M., yang menyatakan dukungannya terhadap kegiatan penyemprotan disinfektan ini yang rencananya dilaksanakan sebelum aktivitas pasar tiban dimulai, yaitu pada pukul 06.00. “Kami secara rutin melakukan penyemprotan disinfektan pada Desa Nganguk, yang terdiri dari 5 RT dan 9 RW setiap hari Minggu. Kami sangat mendukung kegiatan disinfeksi terutama untuk area pasar tiban di Jalan Menur, selain aktifitas yang padat di pagi hingga siang hari, juga konsumen yang berbelanja mayoritas bukan berasal dari Desa Nganguk,” tambahnya.

PT NOJORONO TOBACCO INTERNATIONAL
Firma Nojorono berdiri pada tanggal 14 Oktober 1932, berbentuk Commanditaire Vennootschap, di Kota Pati. Di sinilah cikal bakal PT. Nojorono Tobacco International atau PT. N.T.I. dimulai. Seiring dengan pertumbuhan bisnis yang makin pesat di kala itu, pada tahun 1934 pabrik dipindahkan ke Kota Kudus. Lompatan besar terjadi di tahun 1973, saat Firma Nojorono berganti status menjadi perseroan terbatas, dan nama perusahaan menjadi PT. Nojorono Tobacco Company Limited.

Terobosan berikut dari perusahaan ini adalah diluncurkannya Clas Mild, produk LTLN di tahun 2003, yang kemudian melesat menjadi nomor dua terbesar dalam pangsa pasarnya, hanya dalam waktu dua tahun.

Berbagai penghargaanpun diraih oleh PT. N.T.I., di antaranya: Top Brand Award – Clas Mild, Category Mild Kretek Cigarettes, Frontier Consulting Group and Marketing Magazine; PT. N.T.I. as The Most Powerful Account Management Index in Cigarette Category, Mix Marketing Communication, SWA Magazine; Gold Winner for Contest/ Competition Activation Category, Mix Marketing Communication as The Program Owner of Clas Music Heroes.

Saat ini PT. N.T.I. menduduki posisi TOP 5 Player dalam industri sigaret di Indonesia. Dengan nilai-nilai F.A.I.T.H. yaitu: Fraternity, Accountable, Innovation, Trustworthy dan High performance, PT. N.T.I. akan terus berkarya untuk Negeri dan menjadi Good Corporate Citizen.

For more info & inquiries:
Public & Media Relations
PT. Nojorono Tobacco International

« Back