MEDIA & PUBLIKASI

  • Melihat apa yang tidak dilihat orang lain...


MEMPERINGATI HARI KARTINI, NOJORONO KUDUS GANDENG KETUA TP PKK KAB. KUDUS DALAM RUANG DISKUSI “PEREMPUAN BERKARYA”





21 April 2022

Dalam rangka memperingati hari Kartini ke 143, Nojorono Kudus menggelar ruang diskusi dan bazaar UMKM bertemakan “Perempuan Berkarya”. Kegiatan yang digagasi oleh CSR PT Nojorono Tobacco International  dan Pemkab Kudus ini dimeriahkan oleh kehadiran tokoh perempuan inspiratif, diantaranya Ketua PKK Kabupaten Kudus Hj. Mawar Anggraeni Hartopo, S.Sn,M.M dan Pimpinan Lembaga Pendidikan Vokasi Kudus dr.Lianywati Batihalim MS.,Sp.OK., M.Biomed.

Kegiatan Kartini tahun ini dikemas dengan rangkaian acara talkshow, pagelaran busana karya lokal Kudus, serta bazaar yang mengikutsertakan 21 UMKM yang menyediakan produk-produk dengan sumber daya alam asli dari Kudus, diantaranya yaitu kerajinan bordir, eco-print, olahan parijoto, pernak-pernik, makanan, minuman, caping Kudus dan masih banyak lainnya. Menariknya, produk yang dijajakan dalam acara Perempuan Berkarya rata-rata merupakan produk kreasi dari ibu rumah tangga yang tergabung dalam binaan TP PKK di Kabupaten Kudus.
Menurut Direktur Utama PT Nojorono Tobacco International Stefanus JJ Batihalim,  yang dilakukan oleh perusahaan dalam aktivitas sosial kemasyarakatan selaras dengan upaya pemerintah dalam mendukung kesetaraan gender. Salah satu bentuknya, dengan kolaborasi nyata industri dan pemerintahan dalam penyediaan kesempatan berkarya bagi pekerja perempuan. Sebagai salah satu produsen sigaret di Kabupaten Kudus, perusahaan berkomitmen untuk memberi peluang keterlibatan perempuan dalam berkarya di setiap fungsi dan tingkat jabatan dalam perusahaan. ”Nojorono Kudus, mengapresiasi semangat dan karya pekerja perempuan yang tidak pernah padam. Pabrik kami saat ini menyerap banyak tenaga kerja perempuan.  Kami dukung sebaik mungkin untuk kesejahteraan perempuan secara umum. Harapannya, melalui kegiatan hari ini, dapat menjadi inspirasi bagi kaum perempuan untuk tetap tangguh dalam menjalankan multi perannya dan terus berkarya mencetak prestasi yang membanggakan,” tutur Stefanus JJ Batihalim.

Sementara makna emansipasi menurut Bupati Kudus, H.M Hartopo, perempuan merupakan tokoh sentral yang memiliki peran penting dalam meningkatkan ekonomi melalui karya-karyanya. ”Perempuan sekarang berbeda dengan perempuan yang dulu, karena Kartini yang menjadi inspirasinya, Banyak yang penghasilannya lebih dari laki-laki,“ menurut Hartopo. Pendapat yang diungkapkan Hartopo ini menjadi bukti penerapan emansipasi wanita seperti yg diawali oleh ibu R.A Kartini.

Dalam acara Talk Show ‘Perempuan Berkarya’, Mawar Anggraeni Hartopo turut menyampaikan pentingnya keseimbangan peran perempuan. Menurutnya, perempuan harus mengupayakan yang terbaik dalam menghasilkan karya. "Perempuan itu multi talenta. Perempuan memiliki kesempatan untuk sejajar dengan laki-laki tetapi bukan berarti untuk saling menjatuhkan, tetapi disana bisa tercipta keseimbangan peran dalam kepemimpinan maupun dalam pekerjaan," ungkap Mawar.

dr.Lianywati Batihalim MS.,Sp.OK., M.Biomed. menambahkan, pentingnya keseimbangan dalam work life balance (keseimbangan hidup) bagi para perempuan multiperan. ”Disiplin adalah kata kuncinya. Disiplin membagi waktu dan menempatkan diri sesuai ragam peran yang dijalankan. Komitmen dalam mengambil peran, artinya kita siap melakukan yang terbaik tanpa meninggalkan kodrat kita sebagai perempuan di hadapan suami bagi yang sudah berkeluarga,” ujar Liany.
Menurutnya, sebagai wanita harus punya ketrampilan apapun bentuknya. ”Wanita terlahir multitasking, artinya perempuan harus cerdas dan Tangguh. Maka harus terus mengasah keterampilan dan kemampuannya, apapun bentuknya asalkan itu positif,” jelas Liany.



« Back