MEDIA & PUBLIKASI

  • Melihat apa yang tidak dilihat orang lain...


Upaya Nojorono Perlambat Penularan COVID-19





22 March 2020

PT Nojorono Tobacco International berkomitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah Republik Indonesia dengan mengadakan kegiatan Authenticity From Home yang bertajuk 'Berkarya dari Rumah' dan dapat dinikmati di Authenticity.id, dalam upaya memperlambat penularan virus Corona penyebab COVID-19.

Kegiatan ini meliputi Authenticity from Home with Reality Club pada tanggal 22 Maret 2020 dan Authenticity From Home Festival yang akan diselenggarakan tanggal 27 dan 28 Maret 2020.

Beberapa waktu yang lalu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, telah mencanangkan pentingnya social distancing yang mengarahkan agar warga negara Indonesia mengutamakan pelaksanaan kegiatan-kegiatan seperti menjauhi kerumunan, serta kerja, belajar dan ibadah di rumah, meminimalisir bersentuhan dan berdekatan dengan orang lain, termasuk menunda kegiatan massal, seperti arisan, reuni, dan sebagainya. "Guna mendukung kebijakan pemerintah tersebut, Nojorono berinisiatif agar Authenticity, untuk sementara waktu tidak mengadakan event-event yang menghimpun massa dan menggantikannya menjadi Authenticity from Home,” jelas Arief Goenadibrata, Managing Director PT Nojorono Tobacco International.

Authenticity selaku penyelenggara Authenticity from Home, akan membuat acara virtual events experience dengan mengundang sejumlah artis nasional untuk penggemar-penggemarnya dalam bentuk hiburan untuk masyarakat Indonesia yang sedang menerapkan anjuran pemerintah yaitu Social Distancing dan Self Quarantine. “Terapkan Self Distancing dan Self Quarantine dengan baik serta nikmati live streaming spesial persembahan dari Authenticity yang bisa kalian akses melalui website. Teruslah berkarya dimanapun Sobat Authenticity berada, walau dari rumah. We are closing the distance! Catat tanggalnya and stay tuned to our Instagram for more information,” papar Yohanes Aditya, Section Head Digital Marketing PT Nojorono Tobacco International.

Menurut Arief, sebagai perusahaan yang patuh pada Good Corporate Governance, Nojorono telah melakukan kegiatan preventif ke para pemangku kepentingan internal seperti edukasi mengenai kebersihan, cuci tangan, pemeriksaan kesehatan, pembersihan lingkungan kerja, pemakaian masker, penggunaan hand sanitizer secara reguler, sampai pada pemberlakuan ‘Work from Home’ secara bergiliran.

"Harapan dengan pelaksanaan program ini, kami dapat membantu kebijakan pemerintah untuk mengurangi percepatan penyebaran virus Corona COVID-19. Di sisi lain, kami tetap dapat menyuguhkan hiburan-hiburan yang berkelas sehingga kedekatan dengan konsumen tetap terjaga,” ujar Arief dengan nada optimis.

Arief bercerita Nojorono didirikan 14 Oktober 1932, berbentuk Commanditaire Vennootschap di Kota Pati, Jawa Tengah. Di sinilah cikal bakal PT. Nojorono Tobacco International. Tahun 1934 pabrik dipindahkan ke Kota Kudus. Lompatan besar terjadi tahun 1973, saat Firma Nojorono berganti status menjadi perseroan terbatas, dan nama perusahaan menjadi PT. Nojorono Tobacco Company Limited. Terobosan lain diluncurkannya Clas Mild tahun 2003, yang kemudian melesat menjadi nomor dua terbesar dalam pangsa pasarnya, hanya dalam waktu dua tahun.

www.swa.co.id



« Back