MEDIA & PUBLIKASI

  • Melihat apa yang tidak dilihat orang lain...


SEMARAK DJIWA TANGGUH HADIR SATUKAN KESENIAN DAN OLAHRAGA DI KARAWANG





25 May 2022

Indonesia merupakan negara dengan beragam kekayaan suku dan kebudayaan. Warisan leluhur yang menjunjung tinggi kearifan lokal, budaya, dan tradisi harus dijaga secara turun temurun. Nojorono Kudus sebagai pemilik merek dagang Minak Djinggo, menginisiasi sebuah wadah kreatif dengan tujuan melestarikan tradisi dan kebanggaan budaya lokal; Djiwa Tangguh.

Djiwa Tangguh, yang hadir sejak tahun 2017 ditengah keberagaman, senantiasa berkolaborasi dengan ragam komunitas melalui berbagai kegiatan dalam mewujudkan misinya membangun kemajuan sosial budaya hingga ekonomi. Semarak Djiwa Tangguh — Satu Hobi, Bersinergi untuk Bersilaturahmi, menjadi salah satu kolaborasi bersama komunitas, yang digelar pada tanggal 21 dan 22 Mei 2022 lalu di Karawang. Acara ini juga sekaligus dalam rangka perayaan  hari ulang tahun HS Putra Bike yang ke-3.

Acara Semarak Djiwa Tangguh kali ini merupakan program acara interaktif yang menyapa langsung para Pejuang Djiwa Tangguh, —panggilan hangat kepada seluruh setiap pejuang kemajuan sosial budaya dan ekonomi. Acara ini dikemas dengan berbagai rangkaian acara, diantaranya Pagelaran Seni dan Budaya Giri Harja Putra III sebagai hiburan kesenian wayang golek khas Jawa Barat dan  acara gowes santai bersama HS Putra Bike Community Bergelora. Acara yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh berbagai macam kalangan dan komunitas yang bertujuan untuk selalu menumbuhkan persatuan dan persaudaraan diantara masyarakat sekitar Karawang, sesama komunitas sepeda yang bervariatif, serta komunitas pecinta wayang.

“Dua tahun terhambat karena Covid-19, ini pertama kali setelah sekian lama kami tidak menonton pagelaran wayang. Kami sangat senang, dan berharap kedepannya acara yang mengedepankan kesenian dan budaya seperti ini akan terus dipertahankan oleh Djiwa Tangguh. Kegiatan seperti ini merupakan salah satu upaya untuk terus melestarikan kesenian dan budaya sekitar, contohnya seperti wayang golek sunda.” Ungkap Wahyu selaku representasi dari Komunitas Wayang Golek Baraya Balik Subuh yang turut hadir di acara Semarak Djiwa Tangguh Karawang.

Kesenian wayang golek yang dibawakan oleh Dalang Yogaswara Sunandar menjadi suguhan utama acara yang disambut antusias masyarakat Karawang, Acara pewayangan yang dimulai dari jam enam sore sampai jam tiga pagi ini tetap meramaikan lapangan bola HS Putra Sampalan. Dalang Yogaswara menyampaikan bahwa hal tersebut umumnya wajar mengingat masyarakat Karawang sangat merangkul kesenian wayang sedari dulu hingga kini.

“Luar biasa antusiasmenya ya, walaupun besok pagi banyak yang naik sepeda untuk gowes bareng HS Putra, tetapi orang-orang masih semangat terus untuk nonton acara wayang semalaman sampai selesai. Acara ini menjalin silaturahmi antara komunitas seni wayang, komunitas gowes HS Putra dan masyarakat sekitar dan dari acara ini kita bisa dari yang gak kenal jadi kenal, nyatu dari segala lapisan masyarakat, tak terkecuali masyarakat di Karawang. Dan tentunya saya juga mengapresiasi yang sebesar-besarnya terhadap Djiwa Tangguh dan Nojorono Kudus, yang selalu sukses berkolaborasi dan berkarya tanpa menghilangkan adat tradisi budaya setempat.” ujar Dalang Yogaswara Sunandar.

Christina Endang Mirgayawati selaku Representasi dari Nojorono Kudus sekaligus Koordinator Acara Semarak Djiwa Tangguh, turut menuturkan bahwa acara Semarak Djiwa Tangguh kali ini merupakan rangkaian acara yang tertunda karena adanya pandemi Covid-19. Setelah Indonesia memasuki fase endemi, dan pemerintah menurunkan status PPKM ke level 2, animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam acara Semarak Djiwa Tangguh ternyata sangat besar.

“Terima kasih atas antusiasme warga Karawang dalam acara Semarak Djiwa Tangguh kali ini.  Kami juga berterima kasih karena Djiwa Tangguh diterima menjadi bagian dalam kehidupan bermasyarakat di Karawang”, ungkap Christina dalam pembukaan acara Semarak Djiwa Tangguh — Satu Hobi, Bersinergi untuk Bersilaturahmi.

Djiwa Tangguh merupakan warisan leluhur yang menjunjung tinggi kearifan lokal, budaya, dan tradisi Indonesia. Djiwa Tangguh, Laksana Warisan Legenda yang tetap abadi dan dijaga di setiap era, Semangat Djiwa Tangguh tak akan pernah padam dan senantiasa mengajak para pejuang Djiwa Tangguh untuk tetap berkarya.


« Back